TERAPI KONVENSIONAL DAN METODE MCKENZIE PADA LANSIA DENGAN KONDISI LOW BACK PAIN KARENA HERNIA NUKLEUS PULPOSUS LUMBAL

STUDI KASUS

  • Indra Juni Fransisko Program Studi Fisioterapi, Fakultas Vokasi, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Lucky Anggiat Program Studi Fisioterapi, Fakultas Vokasi, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
  • Soeparman SSt.Ft Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan, Cibubur, Jakarta
Keywords: Fisioterapi, McKenzie, Lansia, LBP, HNP

Abstract

Pada lansia dapat terjadi gangguan gerak dan nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti leher, bahu, leher, punggung bawah, lutut dan kaki dengan prevalensi terbesar adalah nyeri punggung bawah. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) pada lansia dapat disebabkan kebiasaan duduk lama, mudah lelah, atau akibat penyakit tertentu seperti jatuh terduduk yang menyebabkan hernia nukleus pulposus (HNP) di daerah tulang lumbal. Fisioterapi berperan penting dalam kondisi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus pada seorang lansia dengan LBP karena HNP. Pemeriksaan dilakukan adalah pemeriksaan nyeri dengan Visual Analogue Scale (VAS) dan kemampuan fungsional dengan Oswestry Disability Index (ODI). Tindakan fisioterapi yang diberikan pada lansia menggunakan intervensi konvensional seperti Ultrasound (US), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan latihan metode McKenzie. Dengan tindakan fisioterapi konvensional dan metode McKenize memberikan hasil yang baik pada penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional. Dari penelitian ini dapat disimpulkan pelaksanaan terapi konvensional dan metode McKenzie dapat memberikan pengaruh yang baik pada lansia dengan LBP karena HNP

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-12
How to Cite
Fransisko, I., Anggiat, L., & SSt.Ft, S. (2020). TERAPI KONVENSIONAL DAN METODE MCKENZIE PADA LANSIA DENGAN KONDISI LOW BACK PAIN KARENA HERNIA NUKLEUS PULPOSUS LUMBAL. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 4(2), 44-57. https://doi.org/https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v4i2.113
##“article.abstract”## viewed = 194 times
PDF downloaded = 130 times